GRIEVES DO HOLD US TOGETHER

Seminggu berduka atas kepergian popo membuat cucu-cucunya menjadi lebih sering bertemu. Perkumpulan kaos biru entah bagaimana menjadi lebih erat dari sebelumnya. Kami yang jarang bertemu, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu, mendapat kesempatan untuk saling mengenal. Awalnya masih ada perasaan asing bertemu dengan mereka, tapi seiring waktu kami mulai lebih dekat. Dan berhubung umur saya lebih senior dibanding mereka, saya menjadi bos mereka haha. Permainan kartu dengan hukuman minum aqua gelas dan tidak boleh kencing menjadi pelepasan kami untuk membuang waktu dimana saya tidak pernah kalah, ngomong-ngomong. Ada juga saat dimana saya mengajak berlomba melipat uang kertas. Tentu saja yang ada di tim saya selalu menang. Saya mempunyai trik-trik mantap sehingga tidak pernah kalah. Anak-anak buah saya mengerti itu haha.

IMG_0786
Perkumpulan Kaos Biru
IMG_0688
Cousins in Blue

Kemudian ada juga pasukan tuyul-tuyul bersatu alias dua cicit dan saudara-saudara saya yang masih kecil yang selalu standby lari ke luar untuk memberikan ucapan terima kasih apabila ada tamu yang datang berdoa. Tuyul 1 paling bersemangat karena dia mengucapkan ‘Thank You’ atau ‘Xie Xie’ dengan keras.

Kemudian ada momen dimana saya diminta untuk menginap menemani saudara-saudara yang umurnya lumayan jauh di bawah saya. Mereka tidak tahu apa yang saya bisa perbuat! Saya menginap berniat menemani mereka bergadang dui rumah duka. Kami bermain kartu dan UNO Stacko dan STICKO (permainan stik yang saya beli jauh-jauh dari Amrik, mamer dikit). Yang kalah mendapat coretan bedak. Saya memang terkenal cerdik. Waktu bermain UNO Stacko saja, saat si Willy (salah satu saudara yang bulat) bermain hp, saya membantu si Funi (saingan Willy yang juga bulat versi betina) dengan memegang UNO-nya agar tidak jatuh. Tibalah giliran Willy dan UNO-nya roboh. Bedak menghiasi Willy, mantap!

IMG_0723
UNO Madness

Tidak sampai di sana. Saat dua dari anak buah saya tidur (Wilson dan Aliung), timbullah jiwa seni dalam diri saya. Dengan bermodalkan spidol, saya membuat maha karya luar biasa. Inilah dia hasil karya saya, mantap bukan? Tidak lupa juga wefie dengan hasil karya saya.

IMG_0690
Wefie with my Arts

Mengetahui hal itu, sisa dari saudara-saudara yang belum tertidur a.k.a Funi, Vera, San-San, dan Vincent berniat untuk tidak tidur karena takut dilukis. Tapi berhubung mereka sudah sangat lelah, terlelaplah mereka meninggalkan saya dan Willy berkain catur cina. Funi sudah wanti-wanti untuk bergabung dengan tim saya shingga lolos dari cengkeraman menggambar indah saya. Saya mengiyakan.

IMG_0700
Me & Willy with Catur Cina

Namun di subuh hari saat saya sedang bermain catur cina dengan Willy sedang yang lain sudah terlelap, saya berpikir kalau saya telah dikhianati. Saya dipaksa menginap untuk menemani bergadang, tapi kenapa pada malah tidur semua? Akhirnya setiap tiba giliran Willy untuk memainkan catur, saya berkeliling ruangan membawa spidol dan memberikan goresan indah pada saudara-saudara yang asyik molor. Alhasil di pagi hari banyak kucing bangkit dari tidur. Sungguh luar biasa, saudara-saudara.

IMG_0724
Kumis Vincent yang Ketebalan
IMG_0725
San-San Pasrah

Setelah itu nama saya seakan-akan menjadi hal tabu untuk disebut di malam hari. Saya tidak lagi dipaksa menginap dan mereka tampaknya dendam dengan saya yang baik ini. Si Funi sempat mengerjai saya dengan mengatakan kalau di luar ada baso ikan padahal setiap hari hanya ada bubur. Saya sontak ke luar dan menanyakan apa ada baso ikan. Saya bukan orang pertama yang dikerjai dan ditertawai ternyata. Biasa saja sih. Karena malam sebelumnya si Funi ini juga berubah lagi menjadi kucing saat saya pulang dari rumah duka jam setengah tiga di malam minggu selesai bermain capsa dengan teman-teman saya yang datang lagi dan lanjut bermain dengan saudara-saudara.

IMG_0732
Funi Miaw

In the end all I want to say is that grieves do hold us together. Berduka membuat perkumpulan kaos biru terbentuk dan bersatu. Kita menjadi kompak dan tidak berasa seperti orang asing. After all, we are cousins.

IMG_0753
Bagai Suami Takut Istri
IMG_0764
Wilson, Me, & Funi
IMG_0776
The Boys
IMG_0783
Cousins in Blue

Be blessed!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s